Sunday, May 12, 2013

CINTA TANPA SYARAT bersama NAQOY

Dalam buku The7Awareness ; 7 Kesadaran hati dan Jiwa Menjadi Manusia diatas rata-rata, suatu hari pasangan suami istri yang dulunya kaya akhirnya harus rela bisnisnya bangkrut dan tidak hanya itu, sang suami harus masuk ke penjara. Ketika sang istri menjenguk suaminya di sel maka terjadilah dialog seperti ini.
Suami : “ Istriku, maafkan aku yah, semua usahaku bangkrut, bahkan aku harus mendekam di penjara seperti ini, maafkan yah”
Istri     : “Aku tetap bisa bersyukur sayang”
Suami : “Kok bisa”

Istri     : “Tidak apa suamiku sayang, aku kehilangan semua hartamu, namun tidak kehilangan dirimu, bagiku kau masih tetap seperti dulu sayang”
Suami : “Tapi, akupun akan sakit-sakitan di sel ini menunggu waktu 10 tahun yang akan datang”
Istri     : “ Aku tetap bisa bersykur suamiku”
Suami             : “Kok bisa sayang”
Istri     : “Karena aku masih bisa memiliki diriku sendiri, bahkan ketika akupun ikut sakit-sakitan karena memikirkanmu, aku masih bisa bersukur”
Suami             : “Kok  bisa seperti itu istriku”
Istri     “ Iya sayang, aku bersyukur ketika aku menyadari bahwa badan inipun bukan milikku, ini milik Allah, semuanya”
Kisah cinta ini menunjukan kepada kita ketika seseorang telah sampai kepada cinta tanpa syarat dalam membangun rumah tangganya, ketika seseorang memiliki cinta tanpa syarat, maka cinta adalah ibadah bukan justru menjatuhkan dirinya karena dan oleh cinta. Memiliki cinta tanpa syarat artinya kita mencintai tak berharap apapun balasan yang akan kita terima. Maka yang terjadi ketika orang yang kita cintai tidak seperti yang kita bayangkan kita tidak akan mudah putus asa dalam membangun hubungan dengan pasangan kita.
Dunia modern seperti sekarang ini, justru melahirkan banyak kasus di dunia yang menunjukan manusia justru tertinggal oleh kemodernanya sendiri. Kasus bunuh diri, sex yang menyimpang, perselingkuhan, perzinahan yang meningkat adalah bukti bahwa manusia modern justru tertinggal oleh apa yang ia ciptakan, semakin mudah mendapatkan uang justru semakin sulit memahami dan mengenali orang lain, semakin sulit juga mendengarkan orang lain. Uang menjadi komoditi paling di cari di dunia ini, bahkan nilai-nilai kesuksesan juga bergeser, bukan ketika seseorang memiliki akhlak(prilaku) yang terpuji, namun kesuksesan diukur oleh berapa banyak materi yang ia kumpulkan.
Dalam buku One Minute Awareness yang saya tulis, bahkan saya menyindir uniknya manusia mencari makna hidup, sebanyak-banyaknya materi menjadi tujuan dalam hidup kita, justru materi itu yang tidak akan dibawa pulang pada saat kita meninggal.Apalagi cara mengumpulkanya dari uang haram baik korupsi atau menyakiti orang lain. Manusia modern lupa bahwa yang kelak akan ikut bersamanya kembali kepada Allah hanya jiwa (ruh). Pertanyaan sederhananya adalah seberapa banyakkah kita memberikan makan kepada ruh, jangan-jangan jiwa kita terbelenggu dalam kerangkeng yang kita ciptakan.
Dalam The7Awareness dijelaskan bahwa , jangan hanya memberikan makan kepada fisik saja, namun berikanlah makanan yang seimbang untuk pikiran dan jiwa yang ada dalam tubuh kita. Cinta tanpa syarat adalah makanan yaang lezat untuk pikiran, hati dan jiwa kita. Mari kita cek sama-sama, di level manakah kualitas cinta kita kepada pasangan yang saat ini. Dalam The7Awareness dijelaskan bahwa ada 4 Level kualitas cinta setiap orang dengan pasanganya dalam membangun hubungan keluarga.
1.      Fear Motivation, Membangun rumah tangga dilevel ini, seperti memasak air dengan api panas, yang terjadi adalah keributan dan kemarahan serta saling curiga satu dengan yang lainya. Seorang istri melayani suaminya karena rasa takutnya. Membangun rumah tangga selalu dimotivasi oleh kekhawatiran dan kecemasan yang kuat antara pasangan. Jika ini dibiarkan maka pernikahan bukan membangun surga namun sedang membangun neraka dari dekat.
2.      Reward Motivation. Di level kedu adalah membangun rumah tangga yang dimotivasi karena materi, semakin banyak diberi uang oleh pasangan semakin sayang, seperti sebuah istilah umum “Abang banyak uang di sayang, abang ga ada uang di tendang”.Dalam pamdangan level ini adaalah materi menjadi segala-galanya dalam membangun rumah tangganya. Sayangnya kita banyak belajar bahwa justru semakin kita mengejar harta, harta semakin menjauh dari kita. Sebuah pernikahan yang didasari oleh reward ini akan tetap bertahan selama materi masih bersamanya, namun sebaliknya akan putus tengah jalan ketika harta itu tidak bersamanya lagi.
3.      Need motivation. Di level ketiga, motivasi seseorang dalam membangun rumah tangga karena dimotivasi kebutuhan, baik fisik dan jiwa. Di level ini cinta sudah tampak untuk memberi dan proaktif. Karena membutuhkan,maka diperjuangkan olehnya. Rumah tangga akan semakin kuat ketika sama-sama memiliki keinginan yang sama, visi, impian, target dan sebagainya.
4.      Love motivation, inilah kualitas cinta yang tertinggi, membangun rumah tangga bukan karena ketakutan, atau harta bahkan bukan semata-mata kebutuhan saja, namun membangunya karena CINTA. Maka ketika cinta menjadi landasan dalam mengarungi rumah tangga yang akan terjadi adalah melihat impian bersama sangat terasa dan terlihat jelas.

Saatnya memperbaiki hubungan dengan pasangan anda, memaafkan apa yaang telah ia perbuat dengan tulus adaalah makanan jiwa ini. Atau anda biarkan kebencian ada selalu dalam hati anda, mengunci dan menggeroti.seperti sebuah pepetah dalam the7awaareness yang sering saya sampaikan “If you Cannot control, forgive and forget”.

Utk training dan seminar bersama NAQOY hub 081905666479, 0217291050


NAQOY
Follow @Naqoy

No comments:

Post a Comment